Saya hanya lelaki sederhana, yang punya rencana simpel untuk hidup: bekerja dan berusaha guna memberikan yang terbaik, serta merawat keluarga saya dengan baik pula. Saya yakin kamu mengerti.
Tapi kamu, kamu memang dikirim surga toh, kamu yang independen dan segala bisa, tidak butuh orang lain untuk menyelesaikan masalah kamu. Kamu kira kamu butuh saya? Saya pikir, sayalah yang membutuhkan kamu.
Saya tahu pasti, kalau seorang pria sejati itu bukan mencumbu baru bilang isi perasaannya. Saya juga ga akan melakukan itu kok.
Kalau kamu (yang superior dan independen itu) mau menjadi pacar saya, saya ga akan bilang-bilang ke dunia (kalau itu memang mau kamu). Saya juga ga akan banyak komplain (kalau kamu ingin ini itu dengan sejuta syarat untuk pacaran sama kamu). Kenapa? Ya karena memang saya ngarep ke kamu. Jadi…
Jadi… ya kita tampaknya sudah sama-sama tahu kalau saya suka kamu, dan sedikit banyak kamu pun suka saya (tapi kamu suka ga mau ngaku).
Hm? Kamu, iya kamu: mau, kamu jadi pacar saya?
.
.
Ini catatan, bukan lamaran
Like this:
Be the first to like this post.
Masukan ini dipos pada 10 Juni 2011 21:21 dan disimpan pada Rangkaian . Anda dapat mengikuti semua aliran respons RSS 2.0 dari masukan ini
Anda dapat memberikan tanggapan, atau trackback dari situs anda.